Guru les privat SMP -----> Masuk
SMP, pembelajaran siswa
mulai sedikit berubah. Siswa mulai diarahkan lebih mandiri. Guru les privat
sudah tidak lagi berperan seperti pembawa acara kuis yang memberikan pertanyaan
sementara siswa peserta kuisnya yang bertugas menjawab menjawab pertanyaannya. Guru
les privat lebih memerankan diri sebagai seorang konsultan jika siswa
menemui kesulitan dalam pelajaran. Biasanya, soal-soal yang sering siswa
konsultasikan adalah Matematika. Sementara soal-soal hafalan secara umum bisa siswa kerjakan secara lebih mandiri. Sesekali
saja siswa bertanya jika telah buntu.
Untuk
pelajaran-pelajaran sosial, siswa sepertinya masih menggunakan metode lama
zaman SD, yaitu membaca, mengerjakan soal latihan, dan membacanya
kembali berulang-ulang sampai bosan. Namun kalau untuk soal-soal eksakta,
proses pembelajaran hanya dengan mengerjakan PR-PR yang diberikan guru setiap
hari. Selebihnya tak ada belajar. Terkesannya, belajar adalah mengerjakan PR. Spesifik lagi, belajar
adalah mengerjakan PR Matematika atau Fisika.
Mengenai
waktu, siswa boleh
memilih waktu dalam belajar. Sejak SD sampai SMP, secara umum waktu belajar siswa lebih sering dimulai setelah asar sampai selesai. Ukuran
selesainya ini biasanya jika selesai mengerjakan PR dan membahas
materi yang belum difaham.
PR yang diberikan hari ini sebisa mungkin dikerjakan hari ini, bukan pada malam
“dipertanggungjawabkannya”.
Dalam
mengerjakan PR, khususnya PR Matematika atau Fisika, siswa sering menemui jalan
buntu. Nah inilah biasanya saat-saat siswa konsultasi dengan guru les privat. Guru
les privat SMP akan memberitahu
cara mengerjakan soal-soalnya. Barulah kemudian siswa mengerjakannya.